Tingkatkan Standar Keselamatan dan Kesiapsiagaan, IHC RS Pelabuhan Jakarta Gelar In-House Training BHD serta Simulasi APAR bagi Seluruh Perwira IHC

Tingkatkan Standar Keselamatan dan Kesiapsiagaan, IHC RS Pelabuhan Jakarta Gelar In-House Training BHD serta Simulasi APAR bagi Seluruh Perwira IHC

JAKARTA, 24 April 2026 – Dalam upaya konsisten meningkatkan mutu layanan kesehatan serta menjamin aspek keselamatan di lingkungan rumah sakit, RS Pelabuhan Jakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan In-House Training Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi seluruh perwira RS Pelabuhan Jakarta. Kegiatan intensif ini berlangsung selama lima hari, terhitung sejak tanggal 20 hingga 24 April 2026.

Pelatihan ini diikuti secara wajib oleh seluruh Perwira IHC RS Pelabuhan Jakarta, mulai dari tenaga medis, paramedis, hingga staf administratif. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap personel memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menghadapi situasi darurat medis maupun ancaman kebakaran secara cepat, tepat, dan terukur.

Sinergi Keahlian Medis dan Keselamatan Kerja Kegiatan dibagi menjadi dua materi utama yang menjadi pilar fundamental dalam standar akreditasi rumah sakit:

  1. Bantuan Hidup Dasar (BHD): Peserta dibekali teknik resusitasi jantung paru (RJP) terkini serta penanganan awal pada pasien yang mengalami henti jantung atau tersedak. Keterampilan ini sangat krusial agar setiap perwira mampu memberikan pertolongan pertama sebelum tim medis bantuan tiba di lokasi.
  2. Simulasi APAR & Keselamatan Kebakaran: Bekerja sama dengan tim K3RS (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit), para peserta melakukan simulasi pemadaman api menggunakan APAR serta teknik evakuasi mandiri. Hal ini bertujuan untuk mengasah ketenangan dan ketangkasan personel dalam memitigasi risiko kebakaran di area rumah sakit.

Komitmen terhadap Patient Safety Manajemen RS Pelabuhan Jakarta menegaskan bahwa profesionalisme seorang Perwira IHC tidak hanya diukur dari pelayanan klinis harian, namun juga dari kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan pasien, pengunjung, serta sesama rekan kerja.

"Keselamatan adalah prioritas tertinggi kami. Melalui pelatihan rutin ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh perwira memiliki sense of crisis yang tajam dan keterampilan teknis yang teruji, sehingga RS Pelabuhan Jakarta senantiasa menjadi tempat yang aman dan terpercaya bagi masyarakat," ujar Ketua Penyelenggara di sela-sela kegiatan simulasi.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan seluruh perwira RS Pelabuhan Jakarta dapat mengaplikasikan standar prosedur operasional (SOP) keadaan darurat dengan lebih optimal, demi mewujudkan visi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan berstandar internasional.

Unit Pemasaran RS Pelabuhan Jakarta